oleh

Pembangunan Broadwalk DTW di Pantai Pardinggaran Diduga Asal Jadi

TransparanNews, TOBA – Pembangunan broadwalk DTW Pantai Pardinggaran terletak di desa Pardinggaran Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, diduga dikerjakan asal jadi. Pembangunan broadwalk DTW ini luasnya sekitar 1 Ha, sudah banyak yang rusak, Pantai ini tidak di rawat dan tidak pernah di bersihkan dan pengunjung yang ada adalah kerbau. Dan banyak semak semak atau rumput. Jumat (18/11/2022)

“Bangunan pantai pardinggaran udah banyak yang rusak”.

Ketika Tim Media langsung Investigasi ke lokasi Pantai, dan langsung WA PPK Dinas Pariwisata dan Kebudayaan atas nama Lamhot Tambun, tapi tidak ada tanggapan, juga mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ir Jonpiter Silalahi MT, juga tidak ada tanggapan.

Warga Desa Pardinggaran atas nama Parulian Panggaribuan sangat kecewa dengan pantai Pardinggaran, yang tidak terurus dan perhatian Dinas terkait, akibatnya tidak pernah lagi ada pengunjung. Kekecewaan Parulian berawal karena pendapatanya berjualan jauh merosot. Berharap Dinas Pariwisata dan masyarakat bahu membahu, biar pantai ini maju dan berkembang, ungkapnya

Sementara, perlu diketahui, Pembangunan broadwalk DTW ini bersumber dari APBD dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2021, di kerjakan CV Kreasindo dengan harga/nilai kontrak Rp 2.011.850.000, diduga Pelaksanaan di lapangan Rp1.095.450.000.

Untuk itu, pembangunan Broadwalk Pantai Pardinggaran ini sudah melanggar Peraturan Negara tentang perubahan Undang undang No 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke I Kitab UU Hukum Pidana. Karena sudah merugikan Negara, Penegak Hukum atau Kejaksaan segera periksa dan audit segera pihak yang mengerjakan Pembangunan broadwalk DTW Pantai pardinggaran.(Anri)

Komentar